Archive for the ‘info’ Category

Edy Joenardi dan Bebalnya Pengelola Bola Indonesia

November 1, 2009

Membaca Kompas Minggu menguak banyak sisi tentang sulitnya membangun sepakbola nasional sebagai sebuah industri dan tontonan yang menghibur.  Ada banyak pihak yang ‘tidak rela’ dunia sepakbola kita menjadi professional karena takut kehilangan ladang pencahariannya.

Saya teringat sosok pengusaha bernama Edy Joenardi yang beberapa waktu lalu begitu berhasrat membeli Persija.  Ada obsesi untuk mentransformasi Persija dari yang sebelumnya menyusu pada ABPD DKI menjadi klub yang professional dan mandiri secara finansial. (more…)

Partai Krupuk

Mei 8, 2008

partai krupuk indonesia

Dia tiba-tiba mengagetkan saya. Menyalip dan dengan lincahnya zig-zag diantara seliweran mobil dan motor lain di sepanjang jalan Gatot Subroto Jakarta.

Saya tentu tidak heran dengan keahlian pengendara motor di kota ini dalam mencari celah, berbelok di sela kemacetan, bergerak cepat entah mengejar apa. Yang bikin saya gumun adalah ‘bendera kerupuk’ di jok belakang motor dia.
(more…)

Ujian Ke-Iman-an di Tahun Tikus

Februari 10, 2008

Tahun baru China telah lewat. Semua berlomba saling berucap: Gong Xi Fat…Coiiii..Pesta Imlek digelar meriah. Semua serba merah. Warna lain seakan tenggelam, termasuk warna kesukaan saya: biru daun. 😀

Tapi saya nggak mau laporan soal meriahnya pesta Gong Xi Fat..Coiii. Sudah banyak yang mbahasnya. Miturut kalender China, tahun ini adalah tahun tikus. Karena tahun tikus, mari bicara soal tikus saja. Menurut Ilmu Biologi, tikus itu masuk kategori kelas mamalia yang memiliki tulang belakang, berdarah panas, berkelenjar keringat, dan memiliki gladula mamae atau susu alias tit (tidak penting apakah tit-nya big atau small, sama tidak pentingnya dengan big ass dan small ass). (more…)

Theerlaaaluuu….

Februari 4, 2008

oma.jpg

Musik adalah bahasa universal. Begitu kata para pendendang dan pencinta ngak-ngik-ngok, jreng-jreng, crek-kecrek, dan sebagainya lain. Anda sedih, senang, bahagia, sukacita, semua bisa terekspresi lewat musik.

Karena sifatnya yang universal itu, anda tidak perlu meremehkan penyuka musik tertentu.  Yang suka sek-gesek biola, silakan nikmati, ndak usah mencibir ketika ada seorang pengamen yang mencari sekeping rupiah dengan hanya bermodalkan tutup botol coca cola coke (baca dengan nada c-cowok). Yang seneng jeb-ajeb dan leng-geleng, juga jangan sinis ketika ada wong ndeso mendendang lagu dungdat.

Kadang saya menyanyi meski cukup dalam forum terbatas di kamar mandi. Alhamdulillah saya masih diberi karunia pita suara, kendati nadanya serak-serak kering-kerontang.

Saya ndak suka nyanyi, tetapi saya cukup senang mendengar bait-bait sebuah lagu.  Pun ketika Bang Haji Si Raja Dungdat Minggu (3/2) kemarin khusuk dengan gitar tuanya di hadapan ratusan ribu warga Nahdliyyin di arena Harlah ke-82 NU di Gelora Bung Karno, saya cukup menikmatinya. Sejenak saya abaikan caci-maki Bang Oma yang Theerlaaluu..itu ke Inul beberapa waktu lalu. Saya juga lupa sebentar soal kontroversi pengalaman poligami dia. Toh kenikmatan merasai sebuah lagu tidak ada hubungannya dengan poligami atau larangan ngebor. Anda suka, silakan nikmati. Kalau ndak, ya tidak ada salahnya untuk tidak menutup telinga.hahaha.

Sebagian dari anda mungkin muak dengan Rhoma dan Soneta-nya. Tapi apa peduli saya? Lah sampe sekarang dia masih laku kok. Di desa-desa itu, dia tetap kondang dan kasetnya masih dikoleksi. Kalau ada khitanan, kondangan, atau acara-acara massal lainnya di kampung, gitar tua Bang Haji tetap mempesona.

Ibu-ibu pengagum Rhoma sangat mungkin membenci poligami. Bapak-bapak pencinta Rhoma juga mungkin penikmat goyang ngebor Ibu Hajjah Inul Daratista.  Kecintaan mereka toh tetap tidak goyah terhadap lengkingan suara sang maestro!

Jangan didengar…
Jangan  didengar…
semua itu tidak benar…huh..

Spanduk Adang-Dani Lebih Kreatif

Juli 27, 2007

Pilkada DKI telah memasuki tahap kritis. Dua kandidat yang bertarung, Adang Daradjatun-Dani Anwar dan Fauzi Bowo-Prijanto berlomba merebut simpati publik. Siapa yang menang? terserah lah. Yang penting Pilkada berjalan aman dan demokratis. Hanya saja, berbagai kejadian menarik eman untuk dilewati begitu saja. salah satunya isi materi kampanye dan spanduk tim kampanye dua kandidat ini. (more…)

Jangan Anggap Remeh Dokumen Kecil..

Juli 25, 2007

Salah satu seniorku di Malang, Fadillah Putra, bercerita banyak bagaimana dia rajin mengumpulkan surat undangan menjadi narasumber, artikel dia ketika mengisi diskusi kecil, esai di media, buku, catatan hasil penelitian, dan banyak hal lain tentang perjalanan intelektualnya.
Saking rajin, dia bahkan menyimpan baik-baik selembar undangan diskusi dari organisasi kecil dan dengan peserta segelintir. Padahal, bagi kebanyakan orang, dokumen seperti itu dianggap tidak bernilai apa-apa. Undangan datang, dia hadir, surat dibuang begitu saja, habis perkara! biasanya seperti itu. Bahkan surat undangan itu kadang menjadi asbak ketika diskusi digelar. (more…)