Apa Memang Begitu?

“Dulu, saya telah menyusun tesis ketika saya belum terdaftar sebagai mahasiswa S2. Dan saat belum lulus S2, saya sudah menyusun disertasi untuk program doktoral saya. Kenapa? Karena saya tahu, ujungnya S2 itu yang buat tesis, dan S3 itu bikin disertasi.”

Pernyataan itu keluar dari salah satu dosen saya, yang menyandang gelar guru besar di usia muda. Ia menyarankan mahasiswanya untuk tidak menunda sesuatu yang dapat dikerjakan saat ini, untuk selalu selangkah lebih maju dibanding yang lain.

Bukan soal mudah, memang. Sebab, saya—dan mungkin banyak dari kita—menganggap enteng sebuah pekerjaan, tugas, atau apapun sejenisnya. Kita kerap berangg apan masih ada cukup banyak waktu untuk mengerjakan sesuatu. Jadi, kenapa harus terburu-buru? Enjoy u’r life. Begitu kira-kira. Tapi apa memang begitu?

Time is money. Waktu adalah uang. Begitu pepatah yang sering kita dengar. Bahkan ada yang menyebut time is more important than money. Tapi pepatah itu kerap tak bermakna karena kita kesulitan mencari benang merah antara “waktu” dengan “uang”. Waktu adalah waktu, dan uang adalah lain hal. Jadi, antara waktu dan uang tidak bisa disejajarkan dan dianggap linier. Begitu kira-kira. Tapi apa memang begitu?

Waktu itu ibarat pedang. Demikian pepatah arab mengatakan. Jika kau tak mampu mengendalikannya, ia akan menyayatmu, mengirismu, dan membuatmu kesakitan. Bahkan, jika lebih tidak berhati-hati, waktu akan membuatmu sekarat, membunuhmu! Tapi apa benar begitu? Apa kita kerap merasa teriris karena abai akan waktu? Apa kita merasa sekarat dan mendekati kematian ketika membuang-buang waktu? Banyak yang merasa “tidak”. Mengulur-ulur waktu, meluangkan jeda, istirah, justru dianggap sebagai sesuatu yang lazim, mengatur energi agar kuat melewati “waktu” selanjutnya. Begitu kira-kira. Tapi apa memang begitu?

Satu Tanggapan to “Apa Memang Begitu?”

  1. membuat kue Says:

    Waktu itu ibarat pedang. Demikian pepatah arab mengatakan. Jika kau tak mampu mengendalikannya, ia akan menyayatmu, mengirismu, dan membuatmu kesakitan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: