Archive for November, 2008

Guru

November 26, 2008

Saya hidup di lingkungan guru. Ibuku guru. Semua pamanku dari keluarga ibu juga guru. Kakekku guru. Tapi aku tak mau jadi guru.

Saya ingat saat masih sekolah di Madrasah Ibtidaiyah, pamanku yang tertua mengajar sejarah Islam. Ia suka sekali bercerita tentang kisah para nabi. Gayanya lugas, mudah dicerna, dan banyak diselingi humor segar. Setiap kali dia mengajar saya pasti bersemangat, dan teman sekelasku sepertinya terlihat bersemangat juga. Kami semua menunggu kisah-kisah baru.

Pamanku yang kedua tak pernah mengajar langsung. Ia hanya sesekali mengisi pelajaran ketika guru utama absen. Terakhir, setelah saya lulus, ia sempat menjadi kepala madrasah.

Pamanku yang ketiga mengajar IPS (ilmu pengetahuan sosial). Ia semacam ensiklopedia sosial berjalan. Wajahnya serius. Tak banyak humor. Tapi di luar kelas ia kadang melontarkan humor, humor ala madura.
(more…)

Demi Anakk Yg Tercinta

November 23, 2008

demianak

Sabtu (22/11) dini hari. Wajahnya tak tampak. Hanya secuil dengkul melongok dari balik gerobak. Sepertinya ia tertidur pulas. Melepas lelah setelah seharian mengais yang tersisa, menjumput yang terbuang.
(more…)

tuhan si penjual tahu

November 16, 2008

Saya ingin sedikit berbagi tentang pengalaman bersinggungan dengan tuhan. tuhan. betul tuhan. dulu ketika masih kecil, di kampung, hampir setiap pagi—pagi yang cerah, udara bersahabat, dan kicauan burung—saya mendengar seruan tuhan.

”hu..tahu…tahu, yu?” tuhan berseru dari jalan setapak di depan rumah saya. Suara khas, keras, dan dibumbui dengan bunyi terompet yang biasa ditiup dengan alat pompa ban sepeda pancal.
(more…)

Hamilton Juara, Selanjutnya Obama!

November 4, 2008

Apa hubungannya Lewis Hamilton dengan Barrack Obama? Tidak ada. Hamilton seorang pembalap, Obama politisi. Dua profesi yang jauh berbeda. Hanya satu kesamaan mereka: sama-sama keturunan blasteran dari ayah kulit hitam dan ibu kulit putih.

Hamilton pembalap, Obama Politisi. Jelas berbeda. Tapi saya merasakan ketertarikan serupa saat dua figur tersebut pertama kali muncul. Mereka sama-sama penuh talenta, menawarkan sesuatu yang berbeda, semangat baru, harapan baru, di dunianya masing-masing.

(more…)