Archive for April, 2008

Panji Koming Akuisisi Nokia, Panji Koming Poligami

April 24, 2008

Zaman kala bendhu tidak selalu miris, berisi kepahitan hidup, keluh kesah, dan resah. Ia punya langgam sendiri yang kadang bikin kita tertawa terpingkal-pingkal: setidaknya menertawakan kesialannya sendiri.

Intrik.culas.korupsi. Begitulah keseharian polah pamong kerajaan Majapahit pada abad 15. Tak ada yang bisa diharapkan. Rahayat jelata semakin pupus harap ketika meneropong nasib anak-cucu ratusan tahun ke depan. Korupsi tetap merajalela. Intrik kekanak-kanakan elit bikin napsu makan hilang.

Panji Koming tak sabar. Ia berniat melintas batas waktu dan jaman. Dengan meminta bantuan Embah Randu Bantal Panji akhirnya bisa melompat jauh ke depan, melihat dari dekat jungkir balik anak-cucunya..Ah..tak ada bedanya dengan perilaku pamongpraja di jaman kala bendhu Majapahit. (more…)

Tombo Ati

April 14, 2008

Hati adalah organ vital bagi kita. Sama vitalnya dengan ‘alat vital’. Hati harus diurus dengan hati-hati, tidak hanya secara fisik, tapi psikis dan batiniah. Ilmu kedokteran menyebutkan, hati atau lever adalah organ paling besar dan paling berat dalam tubuh manusia. Beratnya mencapai 3 pound atau 1,3 kg. Organ yang berada di bagian atas sebelah kanan abdomen dan di bawah tulang rusuk.

Hati berfungsi menyaring racun dan melakukan proses detoksifikasi secara optimal. Jika hati anda sakit, racun yang masuk bakal tertumpuk dan tubuh rentan terkena penyakit serius, salah satunya sirosis. Karena itu, hati harus dijaga jangan sampai sakit.
Saat bayi masih di kandungan, hati berperan sebagai organ utama pembentuk darah. Saat tumbuh menjadi seorang manusia, fungsi pokok hati adalah menyaring dan mendetoksifikasi segala sesuatu yang dimakan, dihirup, dan diserap melalui kulit. Ia menjadi pembangkit tenaga kimia internal, mengubah zat gizi makanan menjadi otot, energi, hormon, faktor pembekuan darah, dan kekebalan tubuh. (more…)

Ayunan

April 11, 2008

Pagi baru saja menjelang. Seorang pemuda sedang melepas lelah di sebuah warung kecil dekat pelabuhan. Ia melepas penat setelah tiga hari-tiga malam naik kapal laut. Wajahnya masih terlihat kusut, lelah, dan berminyak. Aroma khas lelautan tercium dari balik kemeja kotak-kotak lusuh yang dipakainya.
(more…)

Menulis = Beol

April 7, 2008

Seorang kawan, adik tingkat saya di kampus dulu, sempat berujar: menulis itu kayak beol, ngising. Dan buku adalah makanan. Semakin banyak kita makan, apalagi menunya cukup sesuai empat sehat lima sempurna, semakin mudah pula kita beol. Enak, nyaman, lega, tanpa sembelit.

Seperti itulah menulis. Jika kita rajin mengunyah buku bermutu, makin mudah kita menulis. Dengan banyak membaca, menulis jadi enak. Tidak tertahan seperti orang susah beol. Tidak pula mules seperti orang yang terjangkit mencret.
(more…)

Parpol = Toilet

April 3, 2008

Bayangkan saya adalah orang yang sama sekali tidak mengerti politik. Merem politik. Saya orang blo’on yang sehari-hari tidak pernah baca koran, nonton tv, dan mengikuti geger politik di media konvensional. Kalaupun baca koran, paling-paling nyomot ‘Lampu Merah, kalau tidak majalah gosip. Nyetel tipi hanya pas jadwal infotainment dan sinetron tangis-tangisan, hantu-hantu seksi, atau jedag-jedug acara musik MTV.

Saya yang bodoh ini, yang tidak peduli dengan jungkir-balik politisi tak jelas di parlemen dan parpol tiba-tiba bertanya: coba jelaskan apa pentingnya politik dan partai politik buat saya? Anda tidak perlu ndakik-ndakik (terlalu tinggi) ngomong soal demokrasi, karena saya tak paham apa itu demokrasi. Anda juga ndak usah menceramahi saya tentang trias politica..hewan apa pula itu. Cukup kasih pemahaman singkat kenapa saya perlu berpolitik atau setidak mafhum atas keberadaan parpol. Titik.
(more…)

WNI

April 3, 2008

Menjadi warga di sebuah negara yang sedang bermasalah seperti ini Indonesia memang susah. Kita kadang tak menyadari yang menjadi hak dan kewajiban sebagai WNI yang baik dan benar…

Katanya, WNI yang baik adalah mereka yang memiliki identitas jelas, punya tempat tinggal, taat pajak, dan kalau perlu punya NPWP. Kalau tidak, apa kata dunia??? Begitu kata iklan-iklan di TV.
(more…)