Iman yang Bukan Brotoseno

Tuhan menjanjikan ganjaran bagi orang-orang yang beriman. Barang siapa (barangnya siapa) yang beriman pada-Nya, niscaya akan mendapat gaji setimpal kelak di hari akhir. Tentu imbalan itu disesuaikan dengan derajat keimanan seorang hamba. Begitu kata pada Dai Pengkhotbah.

Okeh. Saya percaya. Betul-betul percaya. Saya meyakini janji itu. Cuma masalahnya bagaimana cara mengukur derajat keimanan kita? Anda punya jawabnya? Silakan di share.

Kalau saya. Ini menurut saya lho. Cukup mudah untuk mengukur ketebalan iman seseorang. Anda cukup meluangkan waktu di kamar hotel, berdua dengan makhluk seksi, cantik, nan aduhai (tentu yang bukan muhrim dan istri sah), tanpa sehelai benangpun. Jika dalam semalam anda diam, tidak melakukan apa-apa, tidak membiarkan tangan anda meraba sesuatu di kegelapan (dan di keterangan), berarti anda lulus ujian. Derajat keimanan anda benar-benar tinggi, tebal, tidak cemen, dan pantas mendapat kapling di sorga kelak.

Lah jika ada seseorang yang terlalu mudah tergoda melihat sebuah blog dan jantungnya berdetak kencang dagdigdud-der, bagaimana?

16 Tanggapan to “Iman yang Bukan Brotoseno”

  1. yuswae Says:

    Menunggu Mas Iman mencak-mencak..hahahaha. 😀

  2. pinkina Says:

    nunggu comment’e mas iman ae ;))
    wakakakakka

  3. bahtiar Says:

    waduh …

    kamsute opo iki ….

    😦

    hehehe.. 😀 guyon mas,guyon. tapi soal cara mengukur derajat keimanan itu oleh diseriusi lan dicoba kok. :))

  4. mikow Says:

    kualat kon 🙂

    Kualat apa alatku?

  5. pitik Says:

    mau nyari trafik ya mas?

    Halah..trafik kuwi opo sih,mas?

  6. Si Pemimpi Says:

    wah, kayaknya kalo yang di atas tadi (di kamar dengan makhluk cantik… makhluknya juga manusia kan?) dijadikan tes keimanan, ya oke sih, asyik sih, tapi ya kurang membumi sih. soalnya kan nggak semua kita bisa dapat kesempatan gitu, kayak yang pernah sampean alami mas (eh, btw, sampean pernah ngalami gak mas?). kalo saya sih, tes keimanan itu bisa dilihat dari… dengan bandwidth gede, seberapa sering saya ndownload program bajakan dari rapidshare, seberapa sering intensitas saya cari keygen, seberapa sering mengunjungi rapidshare, dll. atau mengunjungi blog yang sampean iming2kan tadi. hahaha…

    ya ndak usah dipikir. dicoba wae..

  7. kw Says:

    lho lha kalau gay ya gak mempan dong dengan makhluk seksi cantik nan aduhai..

    kalau ukuranku sii.. kehadirannya menceriakan gak, sederhana.

    gampang,mas..golek tester sing gagah perkasa wae. 😀

  8. Iman Brotoseno Says:

    ….dian sastro…??
    hm//hm…ya ya saya ingat dia

    kok gak..hmmm…maknyus,mas? hehehe

  9. Hedwig™ Says:

    selain tangan.. yang lain masuk itungan ndak ?

    Coba nanti saya tanyakan dulu sama pak guru.. 😀

  10. sitijenang Says:

    lha belum tentu, pak. kalo diumpanin lawan jenis gak mempan, cobalah dengan sesamanya. kalo tidak lulus, berarti itu “jeruk makan jeruk” :mrgreen:

    mudah2an jeruke gak bosok. 😀

  11. Sarah Says:

    Haha… 😀 tertipu judul nya

    *gemetar. komat-kamit* semoga tidak tergoda. 😀

  12. gempur Says:

    akhirnya komen mas iman yang asli brotoseno itu menunjukkan ketebalan imannya hehehehehehe

    juga untuk komen2 lainnya.. bikin perut jadi geli sendiri.. hahahahaha

  13. Wazeen Says:

    semoga iman kita iman yang manis…

  14. antarpulau Says:

    “………..bagaimana cara mengukur derajat keimanan kita? Anda punya jawabnya? Silakan di share………”

    kalo anda membuat postingan di blog…
    kemudian banyak yg ngasih komentar seperti berikut:
    “Wah… postingannya bagus sekali….”
    “Hebat….”
    “Sangat cerdas….”
    “bla… bla… bla…..”

    Kemudian anda rasakan dada anda membesar….»» alamat iman anda sebatas komentar… :mrgreen:

  15. ebenwib Says:

    Iman itu seperti “menggenggam bara api” dimana hanya “segelintir” orang aja yg tetap mau memegangnya….jadi walaupun apa kata orang tentang blog kita (comment, shout out) cuex bebek aja, yang penting sekali blog, tetep blog… 🙂 gitu aja koq repot…

  16. ika Says:

    awalnya ga nyangka kalo bakal refer ke bloge diansastro,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: