Salah Eja Nama

Muhammad Khusen Yusuf. Itu nama lengkap saya. Pertama kali menghirup segarnya udara pada 5 Mei 1980 di Selok Awar-Awar—sebuah desa terpencil di pojok selatan Lumajang. Sama seperti desa saya, Lumajang adalah kabupaten terpencil di bagian selatan Jawa Timur. Berada di kaki Gunung Semeru dan berbatasan langsung dengan Laut Selatan.

Muhammad Khusen Yusuf. Itu nama lengkap saya. Saya tidak tahu persis mengapa orang tua saya memberi nama dengan tiga rangkai nama orang-orang terkenal itu: Muhammad, Khusen, dan Yusuf. Saya menerka, nama itu dipilih sebagai sebuah rangkaian doa agar saya bisa sebaik mereka, yang tentu saja mustahil.(setidaknya berusaha untuk meniru)

Khusen? Kenapa Khusen? Kok bukan Husain, Husen, Husein, atau Husin? Setiap orang yang baru mengenal saya pasti salah mengeja nama saya. Hampir tidak pernah ada yang tepat menuliskan nama Khusen. Guru, Petugas Kependudukan, Bank, pokoknya semua, selalu mengeja nama saya dengan Husen, Husain, Husein, atau Husin. Sampai sekarang.

Huruf K di nama tengah saya memang terkesan mengganggu. Jelas. Karena memang salah eja. Dalam Bahasa Arab, nama itu diawali dengan huruf ha’ yang kalau dituliskan dalam huruf latin pakai H, bukan Kh, karena Kh itu identik dengan kho’

Salah eja nama saya muncul begitu saja ketika saya menerima ijazah Madrasah Ibtidaiyah (Setingkat SD). Padahal, dalam raport, buku absensi kelas, nama saya dieja tepat: Muhammad Husen Yusuf, seperti yang terpampang di kaca depan pintu rumah bapak saya. Siapa yang salah eja? Saya juga tidak tahu persis. Mungkin guru saya, atau petuga pencatat ijazah.

Awalnya saya ingin protes. Tapi gak jadi. Biarlah. Toh itu hanya kesalahan kecil. Saya anggap tidak ada untungnya protes soal salah eja satu huruf, apalagi pake demo segala. Saya pun tidak rugi. Justru jadi unik karena tidak ada yang menyamai nama saya.

5 Tanggapan to “Salah Eja Nama”

  1. edratna Says:

    Lha nama sesuai akte kelahiran? Yang penting semuanya sama.

    Pasti orangtua memberi nama anak ada maksudnya, ada harapan, agar anaknya menjadi anak baik sesuai yang diharapkan.

  2. yus aja Says:

    saya ndak tahu apa saya punya akte atau tidak,bu. namanya juga orang desa, kadang abai soal akte2an atau dokumen yang lain. Padahal itu penting ya..

  3. masmfr Says:

    halo ini yustia itu to ? klo iya jangan lupa kirim kabar bos…

  4. bahtiar Says:

    ono2 wae … 🙂

  5. hanggadamai Says:

    apalah arti sebuah nama?
    ya buanyak lah…
    *nampar diri sendiri*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: