Archive for Desember, 2007

Woro-woro

Desember 12, 2007

Banyak yang bilang WordPress lebih asyik dibanding Blogspot. Tapi bagi saya, tetap lebih sulit karena saya pendatang baru di ranah WordPress. Ada yang mau bantu?

Karni Ilyas, Gorys Mere, dan Persaingan Media

Desember 12, 2007

Kalau ada penggerebekan teroris, jangan lihat ANTV lagi ya. Pasti telat.
Lihat aja di Lativi. Pasti ada liputan ekslusif.

Pernyataan itu muncul begitu saja seorang kawan reporter ANTV. Kawan ini bukan sedang curhat karena kehilangan semangat mengejar liputan ekslusif. Ia juga tidak sedang memuji kualitas rekan reporter mereka di Lativi.

Bukan tanpa sebab, kenapa pernyataan itu keluar. Bagi mereka yang berkecimpung di dunia jurnalistik dan pemerhati media, pasti mudah mencari jawabnya. Karni Ilyas. Pria bernama lengkap Sukarni Ilyas selalu membawa label eksklusif kemanapun ia pergi, di TV manapun dia bekerja. (more…)

Saya dan Karl Marx

Desember 11, 2007

Kata banyak orang, tanggal kelahiran itu sesuatu yang spesial. Ultah adalah penanda untuk mengingat seberapa jauh kita melangkah. Ultah itu ibarat tempat ngaso, istirah sebentar, mengurai kenangan,merenung, dan merefleksikan semua. Karena itu, setiap tahun selalu dirayakan. Ada ritual tiup lilin, potong kue, dan mungkin rangkaian balon warna-warni.

5 Mei adalah ulang tahun saya. Spesialkah hari itu buat saya? Mungkin. Setiap tahun, saya selalu memiliki hasrat untuk merayakannya. Tapi tidak kesampaian. Pas hari H, biasa saja. Seakan tidak ada yang istimewa. Tidak ada perayaan, apalagi kue tart, lilin, dan kiriman kado. Ucapan selamat dari karib dan kolega dekat hampir tidak ada apalagi bidadari pengiring saat tiup lilin. Kadang timbul rasa iri pada yang lain, entah itu kawan dekat atau orang yang tidak saya kenal, yang selalu merayakan hari penanda lahirnya. Saya ingin merasakan meriahnya merayakan ultah. (more…)

Salah Eja Nama

Desember 10, 2007

Muhammad Khusen Yusuf. Itu nama lengkap saya. Pertama kali menghirup segarnya udara pada 5 Mei 1980 di Selok Awar-Awar—sebuah desa terpencil di pojok selatan Lumajang. Sama seperti desa saya, Lumajang adalah kabupaten terpencil di bagian selatan Jawa Timur. Berada di kaki Gunung Semeru dan berbatasan langsung dengan Laut Selatan.

Muhammad Khusen Yusuf. Itu nama lengkap saya. Saya tidak tahu persis mengapa orang tua saya memberi nama dengan tiga rangkai nama orang-orang terkenal itu: Muhammad, Khusen, dan Yusuf. Saya menerka, nama itu dipilih sebagai sebuah rangkaian doa agar saya bisa sebaik mereka, yang tentu saja mustahil.(setidaknya berusaha untuk meniru) (more…)