Pagi baru saja menjelang. Seorang pemuda sedang melepas lelah di sebuah warung kecil dekat pelabuhan. Ia melepas penat setelah tiga hari-tiga malam naik kapal laut. Wajahnya masih terlihat kusut, lelah, dan berminyak. Aroma khas lelautan tercium dari balik kemeja kotak-kotak lusuh yang dipakainya.
Rambutnya gondrong sebahu. Ia dengan tenang menyuruput kopi hitam pahit yang disuguhkan pelayan warung. Tangan kanannya tergoda mengambil pisang goreng, lantas berayun ke mulut dan mengunyah cepat.
Sambil menikmati hidangan pisang goreng berbayar, tubuh pemuda itu tak henti berayun kanan-kiri seakan menikmati alunan musik klasik. Ah..mana ada musik klasik berbunyi di warung kaki lima.
Tubuh pemuda itu terus berayun. Beberapa petugas pelabuhan yang ikut melepas penat di warung tersebut terlihat melirik aneh. Mereka merasa janggal dengan lelaku si pemuda. Tapi ia tidak peduli.
”Hei, kenapa kau terus berayun? Kayak orang mabuk aja,” kata seorang petugas pelabuhan dengan logat khas Batak.
Masih terus berayun ke kiri dan ke kanan, si pemuda menjawab singkat,”Biasa bang, masih terbawa suasana di kapal tadi.”
Akibat angin kencang, sepanjang perjalanan, kapal laut yang ditumpangi pemuda itu, memang berayun kiri-kanan. ”Anginnya kencang sekali, bang. Semua penumpang sampai ikut terhuyung. Makanya, saya terus berayun seperti ini,” katanya beralasan sambil terus berayun.
”Alah..ngaco kamu. Naik kapal laut tiga hari saja sudah kayak gitu. Saya yang 10 tahun kawin dan punya anak tiga, gak sampe begini-begini terus,” kata dia sambil memperagakan pinggulnya maju-mundur.
April 11, 2008 pukul 4:47 pm |
weh….wehhh, saya jadi pengen numpak kapal laut
April 12, 2008 pukul 12:06 am |
ha ha… jadi kalau kau nulis terus bertahun-tahun jadi gerakannya akan seperti apa?
April 12, 2008 pukul 1:10 am |
waaah ayunan…..
April 12, 2008 pukul 11:23 am |
bisa goyang goyang ya kalo punya anak? wakaka… lucu. ada penyanyi dangdu pintar goyang tapi belum juga dapat anak. andai anak bisa dibeli (huss!!). oiya, itu kan trafficking, nggak boleh ntu
April 12, 2008 pukul 5:52 pm |
Jaaaah…
April 13, 2008 pukul 3:03 am |
wah gawat kalo tindakan rutin memengaruhi syaraf motorik badan….
April 13, 2008 pukul 6:58 am |
Goyang mang??
April 14, 2008 pukul 1:55 am |
Hahahahaha…. embuh mo komen apa sing penting ikut ketawa
April 14, 2008 pukul 6:48 am |
hahahahaha…. brottt!